Pembangunan Perumahan Tutup Aliran Drainase

Banjir Tangerang Selatan — sumber: https://news.detik.com/berita/d-3696744/banjir-rendam-3-kompleks-di-kota-tangsel

Banjir adalah hal yang lumrah terjadi pada saat musim hujan. Kurangnya niat masyarakat untuk menjaga lingkungan dengan baik menjadi salah satu penyebab adanya banjir. Belum adanya penanggulangan yang berarti mengakibatkan banjir datang walaupun hujan baru turun sebentar. 

Bukan untuk pertama kalinya banjir Tangerang Selatan terjadi. Hujan yang turun sejak siang dan sistem drainase yang buruk menyebabkan banjir merendam permukiman warga pada Oktober 2017. Beberapa tempat seperti, Puri Bintaro Indah Ciputat, Perumahan Bumi Pamulang Indah, Pondok Aren, dan wilayah lainnya juga sudah digenangi banjir sejak sore.
Intensitas hujan yang tinggi kerap kali menyebabkan genangan air di beberapa tempat. Menurut warga setempat genangan air menyebabkan kemacetan panjang karena menutupi jalan utama. Ketinggian genangan air yang menutupi akses jalan diperkirakan berkisar 30 hingga 50 cm. Genangan yang cukup tinggi mengakibatkan kendaraan tidak dapat melewatinya. Sementara ditempat lain, Perumahan Bumi Pamulang Indah juga sudah terendam banjir setinggi 1,2 meter sejak pukul 5 sore.
Sejak beberapa tahun belakang, hujan dengan intensitas tinggi membuat langganan banjir di Tangerang Selatan. Drainase yang tidak berfungsi dengan baik menyebabkan banjir di daerah tersebut. Adanya pengembangan perumahan, tumpukan sampah, dan endapan lumpur menutup drainase yang sudah ada.
Petugas terkaitpun langsung mencoba mengatasi masalah banjir tersebut. Namun, belum ada hasil yang memuaskan. Belum ada usaha dari pihak terkait untuk memperbaiki sistem drainase yang buruk di wilayah setempat.
Keadaan Situ Paragi di Pondok Aren juga tidak lagi dapat menampung derasnya debit air, dikarenakan terjadinya pendangkalan pada situ tersebut membuat daerah Tangerang Selatan banjir walaupun hujan baru turun sebentar.
Karena banjir yang sering terjadi ketika hujan, masyarakat mulai resah dengan masalah kesehatan di lingkungannya. Ada banyaknya balita yang tinggal di daerah tersebut mulai membuat mereka khawatir. Keinginan mereka Dinas Pekerja Umum dapat segera mengatasi secara utuh masalah drainase di wilayah sekitar.

Comments

  1. Semoga ga menimbulkan wabah penyakit dan semoga masyarakat juga turut andil dalam menangani banjirr

    ReplyDelete
  2. makasih infonya ya, semoga tidak terjadi lagi bencana seperti ini

    ReplyDelete
  3. Semoga pemerintah daerah setempat lebih tanggap lagi dlm menanggulangi banjir didaerah tersebut dan masyarakat setempat juga harus sadar untuk buang sampah pada tempatnya.

    ReplyDelete
  4. Sangat informatif! Thankyou author sangat membantu artikelnya. Ditunggu tulisan selanjutnya ya, semangat!!❤️

    ReplyDelete
  5. semoga ditemukan titik terang untuk masalah ini....

    ReplyDelete
  6. Semoga masyarakat lebih sadar untuk menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan. Kalau sudah banjir yang rugi siapa? Masyarakan kan. Yuk biasakan buang sampah pada tempatnya😉

    ReplyDelete
  7. Artikelnya bisa buat self-aware buat saya yang tinggal di daerah Tangsel. Terima kasih, author!

    ReplyDelete
  8. Semoga masalah banjir ini cepat terselesaikan, terlebih masyarakat juga harus ikut membenahi dan menjaga lingkungan yaa!

    ReplyDelete
  9. Kalo sudah turun tangan, tapi jadi langganan tahunan, untuk apa?
    Setuju sih, yg ditangani jangan cuma banjirnya, tapi akarnya; drainasenya.

    ReplyDelete

Post a Comment